Sambungan ke Mikrotik
Persiapan RouterOS, port API, kredensial, dan solusi saat koneksi gagal.
Billingvro berbicara dengan Mikrotik lewat layanan API RouterOS. Halaman ini berisi panduan menyiapkan router, mengatur izin user, dan solusi saat koneksi gagal.
Persiapan
1. Versi RouterOS yang didukung
| Versi | Status |
|---|---|
| RouterOS v6.45+ | ✅ Didukung penuh |
| RouterOS v7.x | ✅ Didukung penuh |
| RouterOS di bawah v6.45 | ⚠️ Belum diuji menyeluruh, sebaiknya upgrade |
Cek versi di Winbox: System → Resources → Version.
2. Aktifkan layanan API
Buka IP → Services, pastikan salah satu aktif:
apidi port8728(biasa)api-ssldi port8729(terenkripsi, disarankan untuk koneksi lewat internet)
Disarankan isi Available From dengan IP yang boleh akses (server Billingvro atau IP VPN kamu) supaya tidak terbuka untuk semua orang.
3. Buat user khusus
Jangan pakai admin bawaan. System → Users → +:
- Name:
billingvro - Group:
full, atau buat group baru dengan izin minimum:api, read, write, policy, sensitive, test - Password: minimal 16 karakter, simpan di tempat aman.
- Allowed Address: opsional, batasi ke IP server Billingvro.
Atur di Billingvro
Lihat panduan lengkap di Sambungkan Mikrotik Pertama. Ringkasannya:
- Sidebar → Router → + Tambah Router.
- Isi host, port, nama login, kata sandi.
- Klik Tes Koneksi sebelum simpan.
Solusi saat koneksi gagal
Pesan: "Connection refused" atau "Connection timeout"
Penyebab umum:
- Layanan
apibelum aktif di Mikrotik. - Port salah (8728 vs 8729 vs 8291 Winbox).
- Firewall memblokir port API.
- IP Mikrotik tidak terjangkau dari komputer/server Billingvro.
Cek cepat dari komputer kamu:
telnet 192.168.88.1 8728
# atau
nc -zv 192.168.88.1 8728Kalau gagal, masalahnya di jaringan atau firewall, bukan di nama login/kata sandi.
Pesan: "Login failure" atau "Bad credentials"
- Pastikan nama login dan kata sandi persis sama dengan di Mikrotik.
- User punya group
fullatau group lain dengan izinapi. - Allowed Address di user Mikrotik tidak memblokir IP Billingvro.
Pesan: "Permission denied" saat tambah pelanggan/voucher
User Mikrotik kurang izin. Tambahkan minimal: api, read, write, policy, sensitive.
Mikrotik v7: paket tidak sinkron
RouterOS v7 punya beberapa perubahan. Pastikan kamu pakai versi stabil terbaru (bukan testing). Kalau masih bermasalah, kirim versi persis RouterOS kamu ke support.
Koneksi sering putus
Sambungan Billingvro ke Mikrotik dijaga tetap hidup, tapi kalau tetap sering putus:
- Cek System → Logs di Mikrotik untuk pesan kesalahan.
- Pastikan tidak ada firewall yang memutus koneksi diam.
- Coba pakai api-ssl kalau lewat internet — biasanya lebih stabil
dibanding
apibiasa.
Banyak router dalam satu ruang kerja
Satu ruang kerja Billingvro bisa kelola lebih dari satu Mikrotik. Setiap router ditandai di daftar pelanggan/voucher, jadi mudah disaring.
Kapan butuh banyak router?
- Cabang fisik berbeda (RT 07 dan RT 08, masing-masing punya tower).
- Mikrotik utama + Mikrotik cadangan yang siap pakai.
- Pemisahan tugas: satu router khusus Hotspot, satu khusus PPPoE.
Apa yang Billingvro ubah di Mikrotik
Supaya transparan, ini daftar bagian Mikrotik yang dipakai Billingvro:
| Bagian Mikrotik | Akses | Keterangan |
|---|---|---|
| Identitas router | Baca | Nama router |
| Resource | Baca | Versi RouterOS dan lama menyala |
| Profil PPPoE | Baca/Tulis | Buat & ubah paket PPPoE |
| Pelanggan PPPoE | Baca/Tulis | Buat, ubah, nonaktifkan akun pelanggan |
| Sesi PPPoE aktif | Baca | Lihat siapa yang sedang online |
| Profil Hotspot | Baca/Tulis | Paket voucher |
| User Hotspot | Baca/Tulis | Voucher (kode pengguna = kata sandi) |
| Sesi Hotspot aktif | Baca | Lihat siapa yang sedang online |
| Daftar DHCP | Baca | Daftar IP yang dipinjam perangkat |
| Queue Simple | Baca | Pemakaian per pelanggan (opsional) |
Billingvro tidak menyentuh:
- Konfigurasi interface, routing, firewall, NAT.
- User & group RouterOS lain.
- Sertifikat, IPsec, atau OpenVPN.
Kamu tetap pegang kendali penuh atas semua bagian Mikrotik di luar daftar di atas.