ID Pelanggan
Nomor pengenal tiap pelanggan PPPoE dan hotspot, misalnya PLG-482915. Berisi cara menampilkannya, mengatur awalan dan jumlah angka, mengubah ID, mencarinya, dan membawanya dari sistem lama lewat impor.
ID pelanggan adalah nomor pengenal yang bisa Anda sebutkan ke
pelanggan, misalnya PLG-482915. Setiap pelanggan PPPoE dan hotspot
sudah punya ID — dibuat otomatis saat pelanggan ditambahkan. Anda
tinggal memilih apakah ID itu ditampilkan atau tidak.
ID sengaja berupa angka acak, bukan nomor urut, supaya jumlah pelanggan Anda tidak terbaca dari ID yang tercetak di bukti pembayaran.
Tampilkan ID pelanggan
Buka pengaturannya
Buka Pengaturan → Tenant, lalu cari bagian ID Pelanggan.
Nyalakan saklarnya
Nyalakan Tampilkan ID pelanggan, lalu klik Simpan Pengaturan.
Setelah menyala, ID langsung muncul untuk semua pelanggan:
| Tempat | Yang berubah |
|---|---|
| Halaman Pelanggan | Kolom ID pelanggan, dan ID bisa diketik di kotak pencarian |
| Halaman detail pelanggan | Baris ID pelanggan di kartu profil |
| Bukti pembayaran | ID tercetak di bawah nama pelanggan |
| Notifikasi WhatsApp | Variabel ID pelanggan tersedia di menu Tambah variabel |
| Webhook | Kolom customer_code terisi |
| Ekspor CSV pelanggan PPPoE | Kolom ID pelanggan |
Mematikan saklar tidak menghapus ID
Saklar ini hanya mengatur tampilan. Bila dimatikan, ID tersembunyi di semua tempat di atas, tetapi tetap tersimpan — nyalakan lagi kapan saja dan ID yang sama muncul kembali.
Atur awalan dan jumlah angka
Di bagian yang sama Anda bisa mengubah:
- Awalan — maksimal 4 huruf besar atau angka, bawaan
PLG. - Jumlah angka — 6 sampai 12, bawaan 6.
Contoh ID yang dihasilkan tampil di bawah kolomnya.
Hanya untuk pelanggan baru
Perubahan awalan dan jumlah angka berlaku untuk pelanggan yang ditambahkan setelahnya. ID pelanggan yang sudah ada tidak berubah.
Ubah ID seorang pelanggan
Hanya Pemilik yang bisa mengubah ID pelanggan.
Buka pelanggannya
Buka halaman detail pelanggan, lalu klik Edit.
Isi ID baru
Ubah kolom ID pelanggan. ID boleh berisi huruf, angka, dan tanda
- . / _ — 3 sampai 32 karakter, tanpa spasi. Huruf otomatis
menjadi huruf besar.
Simpan
Klik Simpan. Perubahan tercatat di Catatan Riwayat pelanggan dan di Log Aktivitas.
ID tidak boleh sama dengan pelanggan lain — termasuk antara pelanggan PPPoE dan hotspot, dan pelanggan yang masih ada di Data Terhapus.
Bukti pembayaran lama tidak ikut berubah
Bukti pembayaran yang sudah terbit tetap memuat ID saat bukti itu dibuat. Hanya bukti berikutnya yang memakai ID baru.
Bawa ID dari sistem lama
Saat mengimpor pelanggan di Pengaturan → Impor, petakan kolom ID di berkas Anda ke ID Pelanggan. Kolom ini opsional dan tersedia untuk impor Pelanggan PPPoE dan voucher langganan.
| Isi berkas | Hasil |
|---|---|
| Baris punya ID | ID itu dipakai |
| Baris tanpa ID, atau berkas tanpa kolom ID | ID dibuat otomatis |
| ID tidak valid, sama dengan baris lain, atau sudah dipakai | Pelanggan tetap diimpor dengan ID baru; barisnya disebut di pratinjau dan laporan impor |
Kolom ID di impor tetap tersedia walaupun Tampilkan ID pelanggan belum dinyalakan, jadi Anda bisa mengimpor dulu dan menampilkannya nanti.
Atur Data Tenant
Atur nama usaha, logo, dan nomor telepon yang tampil di voucher dan invoice pelanggan.
Invoice Pelanggan
Buat invoice PDF otomatis setiap kali pembayaran pelanggan dicatat, unduh dari halaman pelanggan, dan kirim lewat WhatsApp. Berisi cara mengaktifkan, mengatur awalan nomor, dan masa simpan berkas.